siapa dia
terkadang
tanpa permisi
dy mengetuk luka itu
entah siapa dia
bagaimana wujudnya
tapi dia bisa
membawaku langsung ke memori itu
tanpa permisi
iya tanpa permisi
karena sebenarnya aku tak ingin dia datang
sekejap saja
dia bisa buat dadaku seperti tertimpa batu besar yang langsung meluncur ke arahku
tanpa sempat aku menghindar
sesak
menarik nafas panjangpun seperti sudah habis energiku
apa ini
siapa dia
dia kah firasat
yang harus aku ikuti
atau dia kah musuh terbesarku
"ketakutan" ku
yang harus aku enyahkan
Comments
Post a Comment