siapa dia
terkadang tanpa permisi dy mengetuk luka itu entah siapa dia bagaimana wujudnya tapi dia bisa membawaku langsung ke memori itu tanpa permisi iya tanpa permisi karena sebenarnya aku tak ingin dia datang sekejap saja dia bisa buat dadaku seperti tertimpa batu besar yang langsung meluncur ke arahku tanpa sempat aku menghindar sesak menarik nafas panjangpun seperti sudah habis energiku apa ini siapa dia dia kah firasat yang harus aku ikuti atau dia kah musuh terbesarku "ketakutan" ku yang harus aku enyahkan