hawa dingin malam.... menyentuh kulit... kemudian dagingku lalu ke tulang.... awalnya sejuk... lama kelamaan jadi ngilu.... sepertinya harus dihangatkan... mungkin rasa ini seperti itu.... awalny hanya menyentuh lewat mata... kemudian ke otak lalu ke dalam hati awalnya masih terasa nyaman... tapi begitu diselami lebih dalam... ada rasa ngilu...perih...dan sakit....diantara senyuman.... banyak orang tetap bertahan dalam rasa karena telah tersihir keindahanya... banyak orang berkorban hingga tak berdaya... karena merasa ini sangat berharga... {19 februari 2009}
Seperti sepinya malam-malam sebelumnya Aku menikmatimu Kesunyian ini bukan hal yang mengerikan untukku Bahkan aku mencintainya Inilah saat yang kusuka Hanya termenung memandang dinding abu-abu belakang kamarku Ada damai yang menjalar disana Ditemani tanaman hijau yang tumbuh bersama hujan Karena aku memang tak pernah sengaja menanamnya Dia alami..dia menyejukkan Sesejuk hawa malam ini Ini yang kusuka Diantara sepi Hanya hembusan nafas dan suara goresan pensil di atas kertas yang memang kasar Aku suka Aku mencintainya Ini saat dimana aku bisa menjadi sangat egois Hanya memikirkan diriku saja Tidak ada siapa-siapa Hanya aku dan pikiranku Menanti pagi dengan cerita baru Yang tak ingin kuungkap ada apa Karena aku suka itu tetap jadi RAHASIA {24 desember 2009}
Comments
Post a Comment